Oleh: dibays | 5, Juni 2008

Akhwat Sejati

Akhwat sejati tidak dilihat dari jilbabnya yang
anggun, tetapi dilihat dari kedewasaannya dalam
bersikap.

Akhwat sejati tidak dilihat dari retorikanya ketika
aksi, tetapi dilihat dari kebijaksanaannya dalam
mengambil keputusan.

Akhwat sejati tidak dilihat dari banyaknya ia
berorganisasi, tetapi sebesar apa tanggungjawabnya
dalam menjalankan amanah.

Akhwat sejati tidak dilihat dari kehadirannya dalam
syuro’, tetapi dilihat dari kontribusinya dalam
mencari solusi dari suatu permasalahan.

Akhwat sejati tidak dilihat dari tasnya yang selalu
membawa Al – Qur’an, tetapi dilihat dari hafalan dan
pemahamannya akan kandungan Al – Qur’an tersebut.

Akhwat sejati tidak dilihat dari aktivitasnya yang
seabrek, tetapi bagaimana ia mampu mengoptimalisasi
waktu dengan baik.

Akhwat sejati tidak dilihat dari IP-nya yang cumlaude,
tetapi bagaimana ia mengajarkan ilmunya pada umat.

Akhwat sejati tidak dilihat dari tundukan matanya
ketika interaksi, tetapi bagaimana ia mampu
membentengi hati.

Akhwat sejati tidak dilihat dari partisipasinya dalam
menjalankan kegiatan, tetapi dilihat dari
keikhlasannya dalam bekerja.

Akhwat sejati tidak dilihat dari sholatnya yang lama,
tetapi dilihat dari kedekatannya pada Robb di luar
aktivitas sholatnya.

Akhwat sejati tidak dilihat kasih sayangnya pada orang
tua dan teman – teman, tetapi dilihat dari besarnya
kekuatan cinta pada Ar – Rahman Ar – Rahiim.

Akhwat sejati tidak dilihat dari rutinitas dhuha dan
tahajjudnya, tetapi sebanyak apa tetesan air mata
penyesalan yang jatuh ketika sujud

Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan
paras wajahnya,
tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di
baliknya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang
memesona,
tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk
tubuhnya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya
kebaikan yang ia berikan
tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikan itu.

Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah
lantunan suaranya,
tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya
bicarakan.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya
berbahasa,
tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam
berpakaian
tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani
mempertahankan kehormatannya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya
digoda orang di jalan
tetapi dilihat dari Kekhawatiran dirinyalah yang
mengundang orang jadi tergoda.

Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak
dan besarnya ujian yang ia jalani
tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu
dengan penuh rasa syukur.

Dan ingatlah …
Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam
bergaul,
tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga
kehormatan dirinya dalam bergaul.


Responses

  1. Sang Murabbi

    Merangkum hati yang terserak
    Menggenggam yang terlepas
    Meretas gagasan menjadi kenyataan
    Menapak jejak tak tergoyahkan
    Menatap dengan kesejukan
    Menegur dalam cinta
    Bersemangat namun syahdu
    Diiring doa sunyi
    Kami rindu
    Haus dahaga tak terperi
    Pada sosoknya
    Sang murabbi yang dicintai
    Masihkah ada?…

    download thriller dalam format 3gp dan avi jg nasyid izzis:
    http://menantisyahid.blogspot.com

  2. Assalaamu’alaikum, saya minta izin untuk post artikel ini di blog saya ya…
    Perasaan saya juga pernah dapet di email

  3. Kata2nya bener2 menyentuh..makasih yah..

  4. assalamu’alaikum, mau nanya nih.. disini ada biro jodoh ga ya..klau ada info yaa..

  5. akhwat sejati……..
    apakah aq bs sampai disana nantinya

    • Inysa Allah, setiap kita pasti bisa menjadi seorang akhwat sejati, asal ada kemauan

  6. puisinya bener2 bagus..
    minta ijin untuk ngepost di blog saya ya…

  7. SUBHANALLOH……………


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: